Momentum

Bahasa Lain

Kamu adalah bahasa lain yang saya pelajari lewat gerakan; sebuah emosi yang saya terka lewat gemerlap mata. Kamu mematikan seluruh indera perasa, mungkin karena takut, mungkin juga karena lelah menerka hati manusia.

Kamu mungkin cicak di dinding saya, menawar kesepian yang tertanam rindu. Dan untuk sekali ini saja, saya hanya ingin bersebelahan untuk berbagi malam. Bercerita mengenai banyak hal, mengenai bahasa lain antara kita, sehingga kita punya bahasa linear yang setara. Itu saja keinginan saya. Tidak sulit, bukan?

Share With Your Loved One:

Ribka Anastasia Setiawan. Virgo. Have an affair with words and life. Full-time writer, part-time journalist, amateur copywriter, personal blogger. In love with life.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.