2.6

Lama surat ini keluar, tepatnya puluhan hari sejak ulang tahun ke duapuluh enam terselenggara. Saya bahkan melewatkan momen menulis untuk diri saya di umur duapuluh lima tahun. Tidak ada yang berbeda, hanya banyak hal yang kemudian saya mengerti tidak bisa dituliskan secara gamblang melalui 26 aksara huruf. Banyak perasaan yang terlalu mendalam untuk kemudian dikisahkan dalam aksara dan paragraf.

Atau saya yang bertransformasi menjadi manusia yang akan hilang dimasyarakat karena tidak menulis, menurut Pramoedya.

Ada banyak cerita yang saya bahkan linglung bagaimana memulainya. Akan tetapi (ternyata oh ternyata…), semakin tua hidup, semakin banyak kesalahan, penyesalan, dan penantian yang menyapa di ujung malam, menjadi mimpi mengerikan kalau tidak pintar-pintar memilah mana yang menjadi fokus pikiran.

Dan satu hal yang menjadi benang merah: hidup itu berputar terus ya, mau seperti apapun kita meletakan diri kita. Mau berpikir “kita ada di titik terbawah”, mau berpikir “ini bahagia momennya gue..”, atau bahkan “I’m dead. I’m super dead, I wanna kill myself…” Pada akhirnya, hidup itu adalah perkara bagaimana kita menanamkan yang baik-baik dalam diri.

Tepat menginjak umur duapuluh lima tahun, saya diberikan kepercayaan untuk digerogoti rasa bersalah mengenai seseorang yang tarafnya adalah kesayangan. Penyesalan yang tidak pernah bisa saya berhentikan, namun kemudian saya belajar: kita tidak bisa mengontrol apapun dalam hidup. Kita tidak bisa menyelamatkan manusia… because serious dude, superhero only happen in fiction; and what happen to someone is THEIR choices.

Tepat menginjak umur duapuluh enam tahun, melalui manusia, saya diingatkan bahwa bermimpi itu lumrah diumur berapapun. Mimpi menjadi kolumnis kaya raya seperti Carrie Bradshaw pun sebenarnya masih bisa saya raih. Tapi selayaknya keraguan, mimpi juga perlu dipilah-pilah mana yang dijadikan fokus.

Tepat menginjak umur duapuluh enam tahun, Yang Diatas berikan banyak pencerahan mengenai kalimat fatamorgana yang kerap diucapkan oleh banyak orang: cinta; mengenai makna, mengenai efek samping cinta.

Banyak tangis, banyak tawa, juga banyak penyesalan.. Membuat saya belajar, tidak semua rasa bisa tertulis secara gamblang. Tidak semua kisah memiliki plot terukur untuk dijadikan cerita.

Namun terpasti: hidup berjalan seturut apa yang kita pikiran.

Happy birthday, Me.

Share With Your Loved One:

Posted by Ribka Anastasia

Ribka Anastasia Setiawan. Virgo. Have an affair with words and life. Full-time writer, part-time journalist, amateur copywriter, personal blogger. In love with life.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *