The Happy Pills

The Happy Pills

We met at the inadvertence of life and as usual, timing is always a bitch. We believe that our distinctions are the reason why we should follow life’s culture; as we know—culture in odd moment—killing everybody who are plainly live in it. You are my happy pills. The one who can bring limitless happiness as my life…

Mengunci Ingatan

Mengunci Ingatan

Bandung, 2010 Di sebuah malam, menumpuk himpunan batangan PRO Mild pada asbak hijau toska, mengepul asap yang diikuti suara batuk-batuk kecil dari wanita berbalut kaos putih polos. “Asap rokok kamu… Ganggu,” tegas sang wanita, ketus. Laki-laki, si perokok batangan menenggok kecil dari fokus pandang utamanya: rokok, gitar, dan kertas, “kamu ngerokok-lah biar nggak keganggu sama…

Himalaya

Himalaya

Aku berdoa. Kamu berdoa. Kita sama-sama memanjatkan cinta kepada Pencipta lewat sebuah doa mengenai keinginan mencapai Himalaya. Aku menua. Kamu menua. Kita berempati terhadap satu sama lain; terkadang melupa, bahwa cinta adalah substansi esensial dalam hidup. Bahwa cinta adalah kekuatan hakiki untuk mencapai puncak tertinggi di Himalaya. Pertemuan kita berawal dari kesederhanaan kemudian menjadi segala keapaadaan. Pertemuan…

Memilih Mana: Cinta Pencipta atau Cinta Cinta?

Memilih Mana: Cinta Pencipta atau Cinta Cinta?

Bagi saya yang rajin menjadi pengunjung gereja setiap minggunya, judul diatas pasti menjadi sungguh kontroversial. Pemeluk agama, siapapun mereka, pasti tanpa berpikir panjang akan menjawab lugas: “saya memilih mencinta Pencipta saya.” Jawaban berikut adalah lumrah; dimana menurut saya, sejatinya jawaban seperti apapun adalah lumrah. Saya bukan berkapasitas menilai benar atau salah atas pilihan orang lain. Di Indonesia, fenomena seperti ini…